Disuatu hari tanpa sengaja kita bertemu
Aku yang pernah terluka kembali mengenal cinta
Hati ini kembali temukan senyum yang hilang
Semua itu karena dia
Lagu itu mengawali hariku, lagu yang saat itu benar-benar pas dengan perasaanku yang sedang berbunga-bunga karena seseorang datang kepadaku, mengobati luka yang pernah tergores dihatiku.
Namaku Anisa, tapi aku lebih suka dipanggil ica. Kenapa? Karena nama itu yang pertama kali seseorang sebut untuku disaat orang lain memanggilku nisa. Dia adalah bahagiaku yang sederhana, bersamanya aku bisa merasakan apa itu cinta.Kala itu aku sedang berjalan menyusuri taman disekitar rumahku, dan untuk saat itu pula aku dia datang dengan membawa seikat bunga cantik kesukaanku.
“Pagi ca” sapanya sambil memberiku seikat bunga cantik yang dia bawa.
“Pagi” jawabku sambil membawa bunga yang dia berikan untukku.
Untuk ke-11 kalinya dia memberiku bunga dihari ke-6 kita bersama. Bunga yang dia berikan untukku itu aku simpan ditempat khusus yang aku buat untuk menyimpan bunga pemberiannya.
Aku begitu merasa sempurna dicintai olehnya, karena dia memberiku cinta yang sederhana namun bisa melengkapiku.
Melengkapi semua kekuranganku, dia bisa memaklumi sikapku yang egois, dia bisa memahamiku tanpa aku jelaskan, dan dia selalu mengetyi aku.
Dia meyakinkanku akan indahnya cinta dan dia adalah satu cinta
Hari ini adalah hari ke-10 kebersamaan kita.
“Untuk seminggu kedepan aku gak bisa ketemu kamu dulu ya” katanya
“Emangnya kamu mau kemana ?” Tanyaku
“Ca, kamu percaya sama aku kan? Aku janji aku akan kembali untuk kamu” jawabnya
“Iya aku percaya, tapi kamu mau kemana ? Kamu gak akan ninggalin aku kan ?” Tanyaku lagi
“Meskipun suatu saat nanti aku gak ada lagi di sisi kamu, aku yakin kok kamu bisa tanpa aku” katanya
“Kamu ngomong apa sih? Kok nyambungnya jadi kesana?” Kataku
Dia memeluku erat dan berkata
“gak akan ada yang bisa pisahin kita ca”
Saat itu rasanya aku berat untuk melepas peluknya.
Sudah sekitar seminggu lebih tapi aku tak kunjung mendapat kabar darinya. Kamu kemana ? Tanyaku dalam hati. Fikiran-fikiran negatif dan kecurigaanku mulai muncul, dan akhirnya aku memutuskan untuk datang ke rumahnya. Saat aku hampir tiba, aku melihat sebuah bendera kuning diujung rumahnya yang saat itu dikerumuni banyak orang. Seketika aku turun dari mobil dan menghampirinya. Betapa kagetnya aku saat aku masuk kedalam rumahnya dan melihatnya sudah terbaring kaku didepanku. Air mataku tidak terbendung lagi dan perlahan-lahan membasahi pipiku. Aku tidak percaya orang yang paling aku cintai setelah Ibu meninggalkanku untuk selamanya.
“Mana janji kamu yang katanya kamu akan kembali untuk aku?” Teriaku
Tapi seorang perempuan paruh baya datang menenangkanku dan berkata “Tuhan sayang sama dia, makanya Tuhan mengambil nyawanya secepat ini”
Perempuan itu adalah ibu dari orang yang sangat aku cintai, yang baru saja pergi meninggalkanku untuk selamanya.
“Kamu harus bisa tegar, dia pernah bilang sama ibu kalau dia sangat mencinitai kamu. Dan dia menitipkan surat ini untukmu sebelum dia pergi”
Aku tidak bisa berhenti menangis, tanpa berkata apapun aku mengambil surat yang ada ditangan ibunya dan mulai membacanya.
Tangisanku semakin menjadi-jadi saat membaca surat darinya yang berisi
“Hai ca, udah 96 jam aku gak ketemu sama kamu. Tapi saat kamu baca surat ini berarti aku udah gak ada lagi disisi kamu. Maafin aku ya ca, selama ini aku gak jujur sama kamu kalau aku punya penyakit kanker otak. Aku gak mau bikin kamu sedih, dan makasih selama 10 hari itu kamu udah mau bareng sama aku. Jujur selama 10 hari itu aku merasa punya semangat lagi untuk hidup, tapi Tuhan berkehendak lain ca. Aku harus pergi ninggalin kamu duluan, aku sayang kamu ca. Sekali lagi maafin aku.
I Love You so much”
Satu tahun sudah kepergiannya, tapi aku belum bisa melupakannya. Terkadang aku menyesal karena tidak bisa menemaninya disaat terakhir. Selama satu tahun ini kenangan indah bersamanya benar-benar tidak bisa aku lupakan. Aku tidak tau kapan aku bisa melupakanya, mungkin suatu saat nanti.Bagiku dia terlalu indah untuk dilupakan, dan aku berharap dia akan selalu bahagia disana.End!